Islam mengajar bahawa setinggi-tinggi nilai ukhuwwah ialah dengan melebihkan sahabatnya lebih daripada dirinya sendiri (al-ithaar a'la an-nafs)...dan serendah-rendah nilai ukhuwwah ialah dengan salamatus sadr (berlapang dada).
Ingatlah untuk sentiasa Salamatus Sadr (berlapang dada) kerana dapat:
- Menahan amarah
- Memaafkan kesalahan orang lain
- Fokus dalam proses pembaikan diri
- Senang melihat kebaikan orang lain
1. Allah akan mengampuni dosa-dosanya.
Dan janganlah orang-orang yang mempunyai kelebihan dan kelapangan di antara kamu bersumpah bahwa mereka (tidak) akan memberi (bantuan) kepada kaum kerabat (nya), orang-orang yang miskin dan orang-orang yang berhijrah pada jalan Allah, dan hendaklah mereka memaafkan dan berlapang dada. Apakah kamu tidak ingin bahwa Allah mengampunimu? Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (An-Nuur : 22)
2. Mendapatkan cinta-Nya.
(yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan. (Ali ‘Imran : 134)
3. Akan dimudahkan segala urusannya.
Salamatus Sadr jika diterapkan molek nan indah. Celupan Allah itulah celupan yang terbaik!Hai orang-orang yang beriman, apabila dikatakan kepadamu: “Berlapang-lapanglah dalam majlis”, maka lapangkanlah, niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan: “Berdirilah kamu, maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. (Al-Mujaadilah : 11)



1 comments:
Salam 'alaik,din ni blog kau ke?cantik la.Pandai kau kupas sesuatu entry...Kagum aku.
Post a Comment